Senin, 26 November 2012

Perbedaan arus AC dan DC


1. Arus AC




 2. Arus DC




3. Penggunaan Arus AC & DC

Arus AC, pada umumnya digunakan oleh peralatan elektronik (bukan elektronika). Seperti:
  • kipas angin,
  • Air Conditioner (pendingin ruangan),
  • kulkas,
  • kompor listrik,
  • mesin cuci/pengering,
  • televisi CRT,
  • dan sejenisnya
Sedangkan arus DC, pada umunya digunakan oleh peralatan elektronika, dan contohnya sangat banyak. Karena, sesuai penjelasan di atas, semua yang pakai baterai, umumnya arusnya DC. Contoh: Mainan anak-anak, jam tangan, kalkulator, laptop, keyboard, telepon genggam, MP3 player, dll.
Teka-teki: Sebutkan alat elektronik yang bisa diberi arus DC maupun AC! :D
Bahkan sebenarnya, komputer, printer, scanner, juga memerlukan arus DC! Lho, tapi mereka kan dicolok ke stop kontak. Seharusnya, mereka dapat arus AC dong? Nah, ini akan kita bicarakan selanjutnya…

4. Pengubahan AC ke DC, maupun DC ke AC

Untuk pengubahan arus AC ke DC, teman-teman pasti sudah familiar dengan nama alatnya, yaitu: ADAPTER.

(Pada adapter juga ada transformer tegangan, tapi tidak saya gambarkan, karena saya ingin menjelaskan konsepnya secara sederhana).
Sebaliknya, untuk pengubahan arus DC ke arus AC, digunakan alat yang bernama INVERTER.

Yapp..sekian penjelasan saya. Mohon maaf kalau tidak terlalu teknis, karena saya mencoba supaya bisa dimengerti orang awam.

0 komentar:

Poskan Komentar